RSS
Wecome to my Blog, enjoy reading :)

Selasa, 01 Juli 2014

Doaku

Ya Allah... Engkau Tuhan Semesta Alam Yang Maha Pelindung..
Lindungilah aku selalu dalam kuasa Mu..
Lindungilah aku dan keluargaku dari gangguan dan godaan setan yang terkutuk, dari perbuatan buruk, dari niat buruk, dari perbuatan buruk dan niat buruk orang lain.
Berilah kami kekuatan dan ketabahan dalam menjalani segala ujian dan cobaan Mu..

Dan hanya kepada Mu-lah kami berserah.. aamiiin ya robbal'alamin...

“Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (Al-Israa’ : 36)



Rabu, 18 Juni 2014

Dzikir Dan Doa Mohon Perlindungan Dari Bahaya

Assalamualaikum teman, aku mau share tentang zikir dari muslim.or.id . Semoga kita semua terhindar dari ganguan setan yang terkutuk... aamiiin ya Robbal'alamin. Semoga bacaan ini bermanfaat :)

 
أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
“Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.”
(QS. al-Ra’d [13]: 28)

Besarnya kebutuhan manusia terhadap rasa aman dan tenteram menunjukkan betapa besar peran dzikir bagi manusia. Sebab penawar jiwa yang paling utama adalah dzikir kepada Allah, sebagaimana yang Allah sebutkan dalam ayat di atas.
Dalam sebuah hadis disebutkan, suatu hari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkumpul bersama para sahabat. Lalu beliau bersabda,

 أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بـِخَيرِ أَعْمَالِكُمْ وَأَزْكَاهَا عِندَ مَلِيكِكُم وَأَرْفَعِها فِي دَرَجَاتِكُم وَخَيرٍ لَكُمْ مِن إنفَاقِ الذَهَبِ وَالفِضَّةِ، وَخَيرٍ لَكُمْ مِن أنْ تَلْقَوا عَدُوَكُم فَيَضرِبُ أَعْنَاقَكُم وَتَضْرِبُوا أَعْنَاقَهُم قَالُوا: بَلَى يارَسُولَ اللهِ قَالَ: ذِكْرُ اللهِ.

“Maukah kamu aku tunjukkan perbuatanmu yang terbaik, paling suci di sisi Rajamu (Allah), dan paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu daripada berinfak dengan emas atau perak, dan lebih baik bagimu daripada bertemu dengan musuhmu, lantas kamu memenggal lehernya atau mereka memenggal lehermu?” Serempak para sahabat berkata, “Mau, wahai Rasulullah!” Beliau pun bersabda, “Dzikir kepada Allah.”  (HR at-Tirmidzi)1
Hadits di atas tidaklah berarti meremehkan amalan jihad di jalan Allah ataupun amal-amal saleh selain dzikir. Tetapi, Rasulullah hanya menunjukkan betapa dzikir merupakan asas yang sangat urgen penuh dengan keutamaan.

Perintah Untuk Memohon Perlindungan dari Musibah dan Takdir Buruk

Memang benar, setiap ujian dan musibah adalah rahasia takdir yang telah Allah gariskan semenjak zaman azali, bahkan ujian merupakan wasilah bagi seorang mukmin untuk mengasah serta meningkatkan keimanan. Tidak ada satu makhlukpun yang mengetahui apa yang akan menimpanya esok hari. Walaupun demikian, bukan berarti kita dilarang untuk berlindung dari musibah dan takdir buruk. Bahkan syariat Islam yang penuh hikmah ini memerintahkan kepada umatnya agar senantiasa memohon perlindungan kepada Allah dari berbagai musibah serta dari takdir yang buruk. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

تَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنْ جَهْدِ الْبَلاَءِ وَدَرَكِ الشَّقَاءِ وَسُوءِ الْقَضَاءِ وَشَمَاتَةِ الأَعْدَاءِ.
“Berlindunglah kalian kepada Allah dari kerasnya musibah, turunnya kesengsaraan yang terus menerus, buruknya qadha serta kesenangan musuh atas musibah yang menimpa kalian.” (HR. Bukhari: 6616)

Dzikir Dan Doa Memohon Perlindungan dari Bahaya

Dari sekian banyak dzikir yang penuh dengan keutamaan ini, ada sebagian dzikir yang Allah jadikan wasilah bagi hambanya untuk berlindung dari berbagai bahaya dan musibah. Di antaranya adalah sebagai mana disebutkan dalam beberapa hadis berikut:
1. Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa yang menyaksikan orang yang terkena musibah, kemudian mengatakan:

اَلْـحَمْدُ للهِ الَّذِي عَافَانِي مِـمَّا ابْتَلَاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِـمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلاً

(segala puji bagi Allah yang telah menghindarkanku dari musibah yang menimpamu, serta memberikan kelebihan kepadaku atas sekian banyak ciptaan-Nya), niscaya Allah akan menghindarkannya dari musibah tersebut sepanjang hayatnya, walau bagaimanapun keadaannya” (HR. Tirmidzi: 3431 dan Ibnu Majah: 3898)2

2. Dari Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu mengatakan, ‘Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Barang siapa yang mengatakan

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat). Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui) sebanyak tiga kali, niscaya tidak akan ada sesuatu pun yang memudharatkannya” (HR. Abu Daud: 5088, dan Tirmidzi: 3388)3

3. Dari Khaulah binti Hakim, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa yang singgah di sebuah tempat kemudian ia mengatakan,

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

(Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa yang diciptakan-Nya) niscaya tidak akan ada yang memudharatkannya” (HR. Tirmidzi: 3437, dan An Nasai: 5433)

4. Dari Sa’ad bin Abi Waqash mengatakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Doa yang dipanjatkan oleh Dzun Nun (Nabi Yunus) ‘alaihissalaam tatkala berada di dalam perut ikan besar adalah:

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِـمِينَ

(Ya Allah,Tiada yang berhak disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya saya adalah termasuk orang-orang yang zhalim)4. Tidaklah seorang muslim terkena musibah kemudian berdoa dengannya, melainkan Allah akan akan mengabulkan keinginannya” (HR. Tirmidzi: 3505)5
Allah abadikan  kisah Nabi Yunus ‘alahissalaam di dalam Al Quran Surat Ash Shoffat ayat 143-144 :

فَلَوْلَا أَنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُسَبِّحِينَ لَلَبِثَ فِي بَطْنِهِ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ

Maka jika sekiranya dia (Yunus) tidak termasuk orang-orang yang banyak berdzikir (bertasbih) kepada Allah, niscaya dia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit.” (QS. Shafat: 143)
5. Dari Abdullah bin Hubaib mengatakan:

خَرَجْنَا فِي لَيلَةِ مَطَرٍ وَظُلْمَةٍ شَدِيدَةٍ نَطْلُبُ النَبِيَ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ لِيُصَلِّيَ لَنَا ، فَأَدرَكْنَاه فَقَالَ : قُلْ ، فَلَمْ أَقُلْ شَيئًا ، ثُمَّ قَالَ: قُلْ ، فَلَمْ أَقُلْ شَيْئًا ، ثُمَّ قَالَ : قُلْ ، فَقُلْتُ : يَارَسُولَ اللهِ مَا أَقُولُ ؟ قَالَ : قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدُ وَالـمُعَوِّذَتَينِ حِينَ تُمْسِي وَحِينَ تُصْبِحُ ثَلاثَ مَراتٍ تَكْفِيكَ مِنْ كُلِّ شَيءٍ

Pada suatu malam saat turun hujan dan malam begitu pekat kami keluar mencari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam agar beliau bersedia shalat bersama kami. Kamipun menemukan beliau, beliau bersabda: ”Bacalah!” Tetapi aku hanya diam. Kemudian beliau mengatakan lagi, “Bacalah!” Tapi aku masih tetap diam. Kemudian beliau memerintahkan lagi, “Bacalah!” Maka aku bertanya, “Wahai Rasulullah, apa yang harus aku baca?” Beliau bersabda, “Bacalah Al Ikhlas dan Mu’awwidzatain (An Naas dan Al Falaq) di waktu sore dan pagi hari tiga kali, niscaya ia mencukupimu dari segala sesuatu” (HR. Abu Daud: 5082, dan Tirmidzi: 3575)6

Apa faidah berdoa sementara takdir tidak mungkin ditolak?

Pertanyaan ini telah dijawab oleh Imam Nawawi di dalam kitab Al adzkar. Beliau menukilkan perkataan Imam Ghazali yang mengatakan, ‘Ketahuilah, sejatinya menolak musibah dengan doa adalah termasuk takdir Allah. Doa merupakan sebab untuk menolak musibah dan sekaligus sebab terwujudnya rahmat. Hal ini bagaikan perisai yang merupakan sebab untuk menangkis senjata atau air yang merupakan sebab tumbuhnya tanaman dari dalam bumi. Sebagaimana perisai dan anak panah yang saling menyerang dan menahan, demikian pula halnya doa dan musibah. Dan dalam mengakui takdir, tidak disyaratkan untuk meninggalkan senjata saat perang. Allah berfirman:

وَلْيَأْخُذُوا حِذْرَهُم وَأَسْلِحَتِهِمْ
Hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata mereka.” (QS. An Nisaa:102)

Betul, Allah telah menakdirkan segala sesuatu, namun Allah jualah yang telah menakdirkan sebab-sebabnya.
Berikutnya, yang juga termasuk faidah dari doa adalah hadirnya hati dan rasa butuh kepada Allah. Keduanya merupakan puncak akhir dari pengahambaan diri dan makrifat kepada Allah. Wallahu a’lam.”7
Demikian tulisan singkat ini, semoga Allah memasukkan kita ke dalam golongan Adzakirinallah (orang yang banyak berdzikir kepada Allah). Shallallahu ‘ala Muhammad wa ‘ala alihi ajma’in.
Jember, 16 September 2013
Catatan Kaki
1 Dishahihkan syaikh Al Bani dalam Shahih Tirmidzi: 2688
2 Dinilai hasan oleh Syaikh Albani dalam Shahih Tirmidzi: 2728
3 Dishahihkan oleh Imam Hakim, Dzahabi dan Albani. Lihat Shahih wa Dha’if Sunan Tirmidzi: 3388
4 sebagaimana termaktub dalam: QS Al Anbiya: 87
5 Hadis ini dinilai shahih oleh syaikh Albani dalam Shahih Sunan Tirmidzi : 2785
6 Di hasankan Syaikh Albani dalam Shahih wa dha’if Sunan Abi : 5082
7 Al Adzkar, hal: 354

Daftar Pustaka
  1. Nawawi. Al Adzkar, Penerbit Al Maktabah Ats Tsaqafiyah. Beirut. Tanpa tahun
  2. Al Bukhari, Muhammad. Shahih AL Bukhari, Penerbit Dar Ibnu Katsir. Beirut. 1987
  3. Abu Daud. Sunan Abi Daud, Penerbit Darul Kitab Al ‘Arabi. Beirut. Tanpa tahun

Penulis: Agus Pranowo
Murajaah: Ust. Sanusin Muhammad, M.A
Sumber Artikel : Muslim.Or.Id

Kamis, 05 Juni 2014

Kelalaian yang Berujung Masalah

Assalamualaikum teman blogger.

Tau ga apa yang bikin ga nafsu makan dan selalu merasa kenyang? Tau ga? Apa kira-kira yang temen-temen tau? Obat anti laper alias obat kenyang? Nyimpen energi makanan di tempat penyimpanan kaya onta misalnya di punduk? Karena undah makan kebanyakan? Netnooooott.......dari pemikiran kalian ga ada yang tepat. Jawaban yang tepat yag aku sedang rasakan sekarang adalah ngerjain laporan KKP (Kuliah Krja Praktek) yang waktu pengumpulannya paling lambat tanggal 10 Juni 2014 ini dalam bentuk hardcover.

Boro-boro mikirin makan, ngerasa laper aja engga. Udah izin ga kerja hari ini khususin buat ngerjain KKP seharian dari mulai bangun tidur sampe jam 4 sore tadi, tapi ternyata ada aja masalah yang muncul yang ga terpikiran. Iya aku emang ceroboh, ::( . Knapa kartu bimbingan KKP malah ketinggalan di laci meja kantor? Masalahnya besok kajur ga masuk karena persiapan khitanan anaknya. Innalillahi,,,,,, :( rencana hari Sabtu/Minggu mau ke rumah kajur mau minta tandatangan di kartu bimbingan KKP. Tapi stempel kajur kan di kampus. Jadi baru bisa dapet stempel hari senin. Habis itu langsung ngebut minta di hardcover KKP ke tukang fotokopi. Masya Allah, hardcover kan 2 hari. pas banget tanggal 10. Ya Allah, aku sadari aku telah lalai. Kemarin-kemarin aku lalai, kerjaan sampingan kantor dipegang, pengerjaan jurnal dipengan (walau klompok), belum lagi tugas kuliah yang dadakan dan segunung.... :( ... Juga kepotong waktu aku sakit karena begadang ngerjain KKP :(.

Hanya kepadamu aku memohon. Semoga selasa siang tanggal 10 udah jadi hardcovernya dan dikumpulkan ke kampus tepat waktu. Aamiiin Ya Robal A'lamin.

Jumat, 23 Mei 2014

Seuntai Doa Akhir Mei

Ya Allah... Berikanlah aku kesabaran dan keikhlasan.
Jadikanlah aku hamba Mu yang ikhlas dalam menghadapi ujian Mu.. karena ku tahu, buah dari sabar itu adalah surga.. Mudahkanlah aku dalam belajar ilmu Islam yang benar yang sesuai dengan Al-Qur'an dan sunnah.
Berilah aku kekuatan untuk menyelesaikan semua ini. Terutama KKP tepat pada waktunya, tugas-tugas kuliah yang agak berat untuk mahasiswa kelas karyawan sepertiku, juga tugas pekerjaan yang tanggungjawabnya ga kalah berat.

Aamiiin ya Robbal'alamin.

Jumat, 16 Mei 2014

Melukis Pelangi

Kita tak pernah bisa menghindari salah,
Yang ada hanyalah berusaha memperkecil adanya salah dan memperbaiki yang terlanjur salah.

Agaknya, sebagian dari kita amat takut berbuat salah- wajar. Tapi menjadi tidak wajar jika kita tak bisa percaya bahwa setelah melakukan kesalahan pasti ada kesempatan memperbaiki. Selalu.
Maka ini bukan menyerahkan begitu saja ritme hidup kita, tak ada rambu untuk tidak terperosok ke dalam salah. Kita tetap mengupayakan kesempurnaan hidup tanpa cacat, dengan bukan melupakan bahwa cacat-cacat tersebut membawa banyak pelajaran berharga.
Ya, pelajaran berharga bagi yang menyadarinya.
Allah SWT Berfirman
“Hanya orang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran.”(QS. ar-Ra‘d [13]: 19).
-
-
-
-
-
Sesungguhnya apa yg kau cari di dunia ini? Sungguh hidayah itu sangat mahal harganya bagi mereka yg mau merenungi dan mensyukuri . . 

Kutipan ini berasal dari websitenya kak Oki Setiana Dewi dan juga dalam bukunya yang berjudul "Melukis Pelagi" (yang baru aku beli 2 minggu lalu) - bukunya sungguh inspiratif. Kata-katanya sangat mengena dalam diriku, mungkin juga bagi teman-teman blogger. :) . Aku juga ingin "melukis pelangi" dengan caraku sendiri dan tentunya jalan cerita yang berbeda dengan kak Oki. Dan terus saja belajar, belajar, dan belajar lebih dekat kepada Allah. Ya Allah, permudahlah jalan ini, tunjukilah jalan yang lurus, lindungi dari keburukan dan kebodohan. 

Insya Allah akan indah pada waktunya, believe Allah, Sang Maha Pengatur Segala Rencana.

Selasa, 06 Mei 2014

Curcol Mei

Hai blog, assalamualaikum,,,,,
Sekian lama aku ga posting, sekarang aku mau curcol (curhat colongan) sedikit.

Untuk laporan KKP ku.Ya, hmm iya aku akui ga maksimal ngerjainnya. Ada saja kendala yang dateng, entah tugas kuliah yang mendadak, kecapean kerja, dan rasa malas. Hmmmmm harusnya aku udah ga boleh malas ya. Tapi sueeeeeeeeeeeeeeeeerrrrrrrrrrr, yang harus dilakukan bukan mengumpulkan tenaga mengerjakan laporan dan mengumpulkan materi referensinya, tapi..........ngumpulin N-I-A-T. hehehe.. Entah berkali-kali janji sama diri-sendiri buat ngerjain laporan sepulang kerja/kuliah, tapi terealisasinya cuma beberapa kali -__-. Tapi harus selesai!!!! Pengennya pertengahan bulan ini selesai sampai bab 4. Aamiiin ^_^

gambar comotan google

Selanjutnya. Tentang kesendirian. Helooooo aku ga sendiri kok, innallaha ma'ana sesungguhnya Allah bersama ku ^_^. Biarin deh setiap kondangan dateng sedirian atau dateng sama temen perempuan, selalu ditanya-tanya disindir-sindir "kapan nyusul?", diceritain tentang "nikah itu baiknya masih muda". Tau ga? Allah sedang mempersiapkan jodoh yang terbaik buat aku di sana, iya, masih rahasia Allah. Yang penting, saat ini aku persiapkan diri buat jadi lebih baik dihadapan Nya dan untuk calon imam ku kelak yang masih jadi rahasia Nya. Kalau udah waktunya berjodoh mah ya jodoh. Mari perbanyak dzikir pagi dan petang ya, jaga sholat. Hmmm kalau perlu biasakan puasa senin kamis dh :). Kenapa? Karena sebaik-baiknya rencana ku adalah rencana Allah. Allah itu Maha pembolak-balikan hati. Pacaran? No deh, aku ini hanya ingin cinta yang halal, di dunia juga akhirat. Belajar istqomah adalah pilihan terbaik untuk saat ini. Belajar untuk jadi yang baik pada pandangan Allah, juga belajar memantaskan diri untuk menyambut jodohku kelak, belajar masak, belajar bersikap. Setelah kkp ku usai, aku ingin ke pengajian lagi, belajar memperbaiki bacaan Al-Qur'an ku, Tajwid & Makhraj. Agar kelak aku dapat mengajarkan kepada anakku kelak :)

Indah itu pada waktunya, insya Allah.


gambar comotan google

Senin, 05 Mei 2014

Kutipan

Ibarat menanam rumput. tak tumbuh padi. Tapi menanam padi bisa saja tumbuh rumput di sekitarnya.
Artinya jika kita mendahulukan akhirat maka dunia mengikuti.
-
-
-
-
Istiqomah

Popular Posts

DwieLovasket. Diberdayakan oleh Blogger.
 
Copyright 2009 .:dwi lovasket:. Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Wordpress by Ezwpthemes