RSS
Wecome to my Blog, enjoy reading :)

Kamis, 06 November 2014

Oh Pantai

Untuk saat ini, ingin rasanya ke pantai...
Sudah lama sekali aku tidak menikmati pemandangan alam pantai. Emm sepertinya terakhir kali ke pantai itu waktu study tour perpisahan SMP kelas 3 deh wkwkwkwk.. XD..... Aku payah ya? Iya sih... -_- :p
Ingin rasanya aku melihat ciptanNya itu lagi... menyapa ombak, melepaskan penat dengan berlari-lari. Naik banana boot juga boleeeeeh hehehe... Atau untuk sekedar menikmati hawa pantai yang terik sambil minum es kelapa segar langsung dari batoknya...... Pokoknya pengen refreshing sejenak di tengah TA ini, di antara kesibukan mencari nafkah, di antara kesibukan mencari ilmu dunia, dan mencoba terus pempelajari ilmu untuk akhirat.
kapan ya......
untuk sementara ini, membayangkan saja dulu....
berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ketepian... ayo selesein TA nya dulu, baru ke pantai kemudian *maksa ahahaha....

 

Kamis, 23 Oktober 2014

Semester ini

Assalamualaikum teman,
Aku semester ini lagi sibuk nyusun TA. Pagi sampe sore kerja, sepulang kerja langsung ke kampus nyicil ngtik TA di perpustakaan. Yahh..juga bulak-balik bimbingan ke dosen pembimbing buat konsultasi maupun revisi. Mohon doanya ya teman-teman. :)

Kamis, 16 Oktober 2014

Benteng Art Festival, 17 - 19 Oktober 2014

Kota Tangerang mengadakan Benteng Art Festival nih teman blog. Sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kota Tangerang  terhadap keberadaan dan perkembangan seni dan budaya yang ada di Kota Tangerang,  Pemkot Tangerang akan menggelar festival seni dan budaya bertaraf nasional bertajuk Benteng Art Festival 2014,  yang berlangsung dari tanggal 17 hingga 19 Oktober 2014  di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang atau dekat Masjid Raya Al- Azhom, jalan Satria Sudirman Kota Tangerang. Yuk datang ke sini, ajak teman-teman kampus, kerja, teman rumah. :)


Senin, 06 Oktober 2014

23

assalamualaikum...
alhamdulillah masih diberi kesempatan dan nikmat oleh Allah :)
23 ya? hmmm....
semestinya kita juga sedih, karena semakin berkurang umur ku..
merenungi apakah aku sudah jadi muslimah yang lebih baik dari sebelumya di hadapan Mu ya Allah..
merenungi apakah aku sudah jadi seorang anak yang lebih baik untuk kedua orang tuaku..
ku sadari, aku masih jauh dari sholehah, aku masih jauh dari baik..
masih banyak yang perlu aku benahi dalam diri ini..
masih banyak yang perlu aku pelajari  untuk mengenal dan dekat dengan Mu ya Allah..
maafkan aku yang lemah ini..
aku hanya manusia biasa..
tunjukkanlah aku jalan lurus Mu ya Allah..
aku percaya Engkau akan berikan yang terbaik untuk hambaNya..
aku meminta agar selalu diberikan kelapangan hati, keihklasan dan rasa syukur agar selalu ingat kepada Mu.. :')
meminta agar dimudahkan yang baik untuk ku dan dipalingkan yang buruk dari ku..

terima kasih untuk segala kasih sayang Mu ya Allah, mama dan bapak, adik-adik yg ngegemesin nyebelin bin ngangenin, juga untuk teman-teman, mba, kakak, teteh, bos, , semoga bisa jadi muslimah yg lebih baik lg ... semoga kita selalu ditunjukan jalan yg lurus & diberi yg terbaik oleh Allah.
gambar comotan fb di muslim.or.id

Selasa, 01 Juli 2014

Doaku

Ya Allah... Engkau Tuhan Semesta Alam Yang Maha Pelindung..
Lindungilah aku selalu dalam kuasa Mu..
Lindungilah aku dan keluargaku dari gangguan dan godaan setan yang terkutuk, dari perbuatan buruk, dari niat buruk, dari perbuatan buruk dan niat buruk orang lain.
Berilah kami kekuatan dan ketabahan dalam menjalani segala ujian dan cobaan Mu..

Dan hanya kepada Mu-lah kami berserah.. aamiiin ya robbal'alamin...

“Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (Al-Israa’ : 36)



Rabu, 18 Juni 2014

Dzikir Dan Doa Mohon Perlindungan Dari Bahaya

Assalamualaikum teman, aku mau share tentang zikir dari muslim.or.id . Semoga kita semua terhindar dari ganguan setan yang terkutuk... aamiiin ya Robbal'alamin. Semoga bacaan ini bermanfaat :)

 
أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
“Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.”
(QS. al-Ra’d [13]: 28)

Besarnya kebutuhan manusia terhadap rasa aman dan tenteram menunjukkan betapa besar peran dzikir bagi manusia. Sebab penawar jiwa yang paling utama adalah dzikir kepada Allah, sebagaimana yang Allah sebutkan dalam ayat di atas.
Dalam sebuah hadis disebutkan, suatu hari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkumpul bersama para sahabat. Lalu beliau bersabda,

 أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بـِخَيرِ أَعْمَالِكُمْ وَأَزْكَاهَا عِندَ مَلِيكِكُم وَأَرْفَعِها فِي دَرَجَاتِكُم وَخَيرٍ لَكُمْ مِن إنفَاقِ الذَهَبِ وَالفِضَّةِ، وَخَيرٍ لَكُمْ مِن أنْ تَلْقَوا عَدُوَكُم فَيَضرِبُ أَعْنَاقَكُم وَتَضْرِبُوا أَعْنَاقَهُم قَالُوا: بَلَى يارَسُولَ اللهِ قَالَ: ذِكْرُ اللهِ.

“Maukah kamu aku tunjukkan perbuatanmu yang terbaik, paling suci di sisi Rajamu (Allah), dan paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu daripada berinfak dengan emas atau perak, dan lebih baik bagimu daripada bertemu dengan musuhmu, lantas kamu memenggal lehernya atau mereka memenggal lehermu?” Serempak para sahabat berkata, “Mau, wahai Rasulullah!” Beliau pun bersabda, “Dzikir kepada Allah.”  (HR at-Tirmidzi)1. 
Hadits di atas tidaklah berarti meremehkan amalan jihad di jalan Allah ataupun amal-amal saleh selain dzikir. Tetapi, Rasulullah hanya menunjukkan betapa dzikir merupakan asas yang sangat urgen penuh dengan keutamaan.

Perintah Untuk Memohon Perlindungan dari Musibah dan Takdir Buruk

Memang benar, setiap ujian dan musibah adalah rahasia takdir yang telah Allah gariskan semenjak zaman azali, bahkan ujian merupakan wasilah bagi seorang mukmin untuk mengasah serta meningkatkan keimanan. Tidak ada satu makhlukpun yang mengetahui apa yang akan menimpanya esok hari. Walaupun demikian, bukan berarti kita dilarang untuk berlindung dari musibah dan takdir buruk. Bahkan syariat Islam yang penuh hikmah ini memerintahkan kepada umatnya agar senantiasa memohon perlindungan kepada Allah dari berbagai musibah serta dari takdir yang buruk. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

تَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنْ جَهْدِ الْبَلاَءِ وَدَرَكِ الشَّقَاءِ وَسُوءِ الْقَضَاءِ وَشَمَاتَةِ الأَعْدَاءِ.
“Berlindunglah kalian kepada Allah dari kerasnya musibah, turunnya kesengsaraan yang terus menerus, buruknya qadha serta kesenangan musuh atas musibah yang menimpa kalian.” (HR. Bukhari: 6616)

Dzikir Dan Doa Memohon Perlindungan dari Bahaya

Dari sekian banyak dzikir yang penuh dengan keutamaan ini, ada sebagian dzikir yang Allah jadikan wasilah bagi hambanya untuk berlindung dari berbagai bahaya dan musibah. Di antaranya adalah sebagai mana disebutkan dalam beberapa hadis berikut:
1. Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa yang menyaksikan orang yang terkena musibah, kemudian mengatakan:

اَلْـحَمْدُ للهِ الَّذِي عَافَانِي مِـمَّا ابْتَلَاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِـمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلاً

(segala puji bagi Allah yang telah menghindarkanku dari musibah yang menimpamu, serta memberikan kelebihan kepadaku atas sekian banyak ciptaan-Nya), niscaya Allah akan menghindarkannya dari musibah tersebut sepanjang hayatnya, walau bagaimanapun keadaannya” (HR. Tirmidzi: 3431 dan Ibnu Majah: 3898)2

2. Dari Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu mengatakan, ‘Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Barang siapa yang mengatakan

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat). Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui) sebanyak tiga kali, niscaya tidak akan ada sesuatu pun yang memudharatkannya” (HR. Abu Daud: 5088, dan Tirmidzi: 3388)3

3. Dari Khaulah binti Hakim, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa yang singgah di sebuah tempat kemudian ia mengatakan,

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

(Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa yang diciptakan-Nya) niscaya tidak akan ada yang memudharatkannya” (HR. Tirmidzi: 3437, dan An Nasai: 5433)

4. Dari Sa’ad bin Abi Waqash mengatakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Doa yang dipanjatkan oleh Dzun Nun (Nabi Yunus) ‘alaihissalaam tatkala berada di dalam perut ikan besar adalah:

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِـمِينَ

(Ya Allah,Tiada yang berhak disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya saya adalah termasuk orang-orang yang zhalim)4. Tidaklah seorang muslim terkena musibah kemudian berdoa dengannya, melainkan Allah akan akan mengabulkan keinginannya” (HR. Tirmidzi: 3505)5
Allah abadikan  kisah Nabi Yunus ‘alahissalaam di dalam Al Quran Surat Ash Shoffat ayat 143-144 :

فَلَوْلَا أَنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُسَبِّحِينَ لَلَبِثَ فِي بَطْنِهِ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ

“Maka jika sekiranya dia (Yunus) tidak termasuk orang-orang yang banyak berdzikir (bertasbih) kepada Allah, niscaya dia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit.” (QS. Shafat: 143)
5. Dari Abdullah bin Hubaib mengatakan:

خَرَجْنَا فِي لَيلَةِ مَطَرٍ وَظُلْمَةٍ شَدِيدَةٍ نَطْلُبُ النَبِيَ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ لِيُصَلِّيَ لَنَا ، فَأَدرَكْنَاه فَقَالَ : قُلْ ، فَلَمْ أَقُلْ شَيئًا ، ثُمَّ قَالَ: قُلْ ، فَلَمْ أَقُلْ شَيْئًا ، ثُمَّ قَالَ : قُلْ ، فَقُلْتُ : يَارَسُولَ اللهِ مَا أَقُولُ ؟ قَالَ : قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدُ وَالـمُعَوِّذَتَينِ حِينَ تُمْسِي وَحِينَ تُصْبِحُ ثَلاثَ مَراتٍ تَكْفِيكَ مِنْ كُلِّ شَيءٍ

Pada suatu malam saat turun hujan dan malam begitu pekat kami keluar mencari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam agar beliau bersedia shalat bersama kami. Kamipun menemukan beliau, beliau bersabda: ”Bacalah!” Tetapi aku hanya diam. Kemudian beliau mengatakan lagi, “Bacalah!” Tapi aku masih tetap diam. Kemudian beliau memerintahkan lagi, “Bacalah!” Maka aku bertanya, “Wahai Rasulullah, apa yang harus aku baca?” Beliau bersabda, “Bacalah Al Ikhlas dan Mu’awwidzatain (An Naas dan Al Falaq) di waktu sore dan pagi hari tiga kali, niscaya ia mencukupimu dari segala sesuatu” (HR. Abu Daud: 5082, dan Tirmidzi: 3575)6

Apa faidah berdoa sementara takdir tidak mungkin ditolak?

Pertanyaan ini telah dijawab oleh Imam Nawawi di dalam kitab Al adzkar. Beliau menukilkan perkataan Imam Ghazali yang mengatakan, ‘Ketahuilah, sejatinya menolak musibah dengan doa adalah termasuk takdir Allah. Doa merupakan sebab untuk menolak musibah dan sekaligus sebab terwujudnya rahmat. Hal ini bagaikan perisai yang merupakan sebab untuk menangkis senjata atau air yang merupakan sebab tumbuhnya tanaman dari dalam bumi. Sebagaimana perisai dan anak panah yang saling menyerang dan menahan, demikian pula halnya doa dan musibah. Dan dalam mengakui takdir, tidak disyaratkan untuk meninggalkan senjata saat perang. Allah berfirman:

وَلْيَأْخُذُوا حِذْرَهُم وَأَسْلِحَتِهِمْ
“Hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata mereka.” (QS. An Nisaa:102)

Betul, Allah telah menakdirkan segala sesuatu, namun Allah jualah yang telah menakdirkan sebab-sebabnya.
Berikutnya, yang juga termasuk faidah dari doa adalah hadirnya hati dan rasa butuh kepada Allah. Keduanya merupakan puncak akhir dari pengahambaan diri dan makrifat kepada Allah. Wallahu a’lam.”7
Demikian tulisan singkat ini, semoga Allah memasukkan kita ke dalam golongan Adzakirinallah (orang yang banyak berdzikir kepada Allah). Shallallahu ‘ala Muhammad wa ‘ala alihi ajma’in.
Jember, 16 September 2013
Catatan Kaki
1 Dishahihkan syaikh Al Bani dalam Shahih Tirmidzi: 2688
2 Dinilai hasan oleh Syaikh Albani dalam Shahih Tirmidzi: 2728
3 Dishahihkan oleh Imam Hakim, Dzahabi dan Albani. Lihat Shahih wa Dha’if Sunan Tirmidzi: 3388
4 sebagaimana termaktub dalam: QS Al Anbiya: 87
5 Hadis ini dinilai shahih oleh syaikh Albani dalam Shahih Sunan Tirmidzi : 2785
6 Di hasankan Syaikh Albani dalam Shahih wa dha’if Sunan Abi : 5082
7 Al Adzkar, hal: 354

Daftar Pustaka
  1. Nawawi. Al Adzkar, Penerbit Al Maktabah Ats Tsaqafiyah. Beirut. Tanpa tahun
  2. Al Bukhari, Muhammad. Shahih AL Bukhari, Penerbit Dar Ibnu Katsir. Beirut. 1987
  3. Abu Daud. Sunan Abi Daud, Penerbit Darul Kitab Al ‘Arabi. Beirut. Tanpa tahun

Penulis: Agus Pranowo
Murajaah: Ust. Sanusin Muhammad, M.A
Sumber Artikel : Muslim.Or.Id

Kamis, 05 Juni 2014

Kelalaian yang Berujung Masalah

Assalamualaikum teman blogger.

Tau ga apa yang bikin ga nafsu makan dan selalu merasa kenyang? Tau ga? Apa kira-kira yang temen-temen tau? Obat anti laper alias obat kenyang? Nyimpen energi makanan di tempat penyimpanan kaya onta misalnya di punduk? Karena undah makan kebanyakan? Netnooooott.......dari pemikiran kalian ga ada yang tepat. Jawaban yang tepat yag aku sedang rasakan sekarang adalah ngerjain laporan KKP (Kuliah Krja Praktek) yang waktu pengumpulannya paling lambat tanggal 10 Juni 2014 ini dalam bentuk hardcover.

Boro-boro mikirin makan, ngerasa laper aja engga. Udah izin ga kerja hari ini khususin buat ngerjain KKP seharian dari mulai bangun tidur sampe jam 4 sore tadi, tapi ternyata ada aja masalah yang muncul yang ga terpikiran. Iya aku emang ceroboh, ::( . Knapa kartu bimbingan KKP malah ketinggalan di laci meja kantor? Masalahnya besok kajur ga masuk karena persiapan khitanan anaknya. Innalillahi,,,,,, :( rencana hari Sabtu/Minggu mau ke rumah kajur mau minta tandatangan di kartu bimbingan KKP. Tapi stempel kajur kan di kampus. Jadi baru bisa dapet stempel hari senin. Habis itu langsung ngebut minta di hardcover KKP ke tukang fotokopi. Masya Allah, hardcover kan 2 hari. pas banget tanggal 10. Ya Allah, aku sadari aku telah lalai. Kemarin-kemarin aku lalai, kerjaan sampingan kantor dipegang, pengerjaan jurnal dipengan (walau klompok), belum lagi tugas kuliah yang dadakan dan segunung.... :( ... Juga kepotong waktu aku sakit karena begadang ngerjain KKP :(.

Hanya kepadamu aku memohon. Semoga selasa siang tanggal 10 udah jadi hardcovernya dan dikumpulkan ke kampus tepat waktu. Aamiiin Ya Robal A'lamin.

Popular Posts

DwieLovasket. Diberdayakan oleh Blogger.
 
Copyright 2009 .:dwi lovasket:. Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Wordpress by Ezwpthemes